Langsung ke konten utama

Arsitektur Tradisional Kalimantan

Sistem Kekerabatan
¨Masyarakat dari Asia Tengah gelombang II (seperti Nias, Batak, Toraja, mempunyai ciri fisik yang sama).
¨Membawa kebudayaan zaman perunggu, dengan hiasan berbentuk spiral dan pemakaian kayu gelondong untuk bangunannya.
¨Sistem kekerabatan bilinial, keturunan dapat ditelusuri dari pihak bapak atau ibu. Perkawinan diperbolehkan antara sepupu tingkat 2 dst. Sesudah menikah, tinggal secara virilokal (ditempat keluarga suami), atau uxorilokal (di tempat keluarga isteri).
¨Sistem Kepercayaan
  Agama Kaharingan: alam penuh dengan makhluk dan roh halus (di batu, pohon besar, belukar, dsb.); ada roh jahat dan baik.


Mata Pencaharian
¨Hortikultur, tanaman keras, ladang menangkap ikan & binatang.
¨Keluarga yang pertama kali membuka hutan menjadi pemilik tanah tersebut. Bila berpindah, hak atas tanah gugur. Masing-masing keluarga mempunyai hak atas tanah sendiri.
¨Panen dijaga secara kolektif.
  Desa
¨ Terletak di tepi jalan yang sejajar atau tegak lurus sungai, sebagai prasarana transportasi, sehingga perlu tempat berlabuh.
¨1 desa terdiri dari beberapa Lamin (Rumah Panjang), kuburan desa, serambi tangga lamin dimiliki bersama.
¨Jumlah penduduk: 500-600 orang
¨
  Rumah
¨ 1 rumah panjang untuk 10-50 keluarga; panjang bisa sampai 300 M.
¨ Lamin bersifat rumah tumbuh. Tiap keluarga inti tinggal dalam 1 kamar (lawang). Serambi dipakai pria, tamu, dan upacara. Bila jumlah keluarga bertambah, lamin diperpanjang, atau membangun Lamin baru


Untuk download file lengkapnya klik disini

Postingan populer dari blog ini

PERADABAN MOHENJODARO HARAPPA

GEOGRAFIS INDIA BATAS-BATAS WILAYAH Utara  :    Cina (pegunungan himalaya), Nepal dan Bhutan Selatan  :   Sri lanka Barat  :    Pakistan dan  Laut Arab  Timur  :    Myanmar dan Bangladesh Peradaban Lembah Sungai Indus — Peradaban Lembah Indus diperkirakan sekitar 2500 SM di bagian barat dari Asia Selatan, sekarang  adalah di Pakistan dan India barat. — Kebudayaan kuno India ditemukan di kota tertua India yaitu daerah HARAPPA dan MOHENJO-DARO. — Kontras dengan peradaban lainnya, kuburan di kota ini tidak indah, lebih sederhana , ini bukti  bahwa dalam peradaban ini tidak ada kelas-kelas  sosial. — Tidak ada bukti yang menunjukkan  aktivitas militer, ada kemungkinan bahwa Harappa  peradaban yang damai Peradaban Lembah Sungai Indus — Peradaban Lembah Indus diperkirakan sekitar 2500 SM di bagian bara...

ARSITEKTUR BYZANTIUM

ARSITEKTUR BYZANTIUM (330 –1453 M Ruang Lingkup Bahasan Arsitektur Byzantium : *Setting Geografis Byzantium *Ciri-ciri Umum Arsitektur Byzantium *Sistem Kebudayaan, Kepercayaan, Pemerintahan dan Hukum, Pendidikan dan Ekonomi *Karya-karya Arsitektur Byzantium *Pola Penataan Kota Byzantium Byzantium terletak di batas Eropa dan Asia, baik di darat sebagai salah satu jalur sutra maupun di laut antara laut tengah dengan laut hitam dan dianggap sebagai titik terbaik, sebagai pusat kebudayaan dunia, setidaknya pada kondisi geopolitik saat itu. Ciri-ciri Umum Arsitektur Byzantium 1. Tumbuh dari  berbagai dasar dan akar kebudayaan, antara lain : *Gaya klasik seni Romawi-Hedonis yang  berbau keagamaan. *Budaya pembuatan makam bawah tanah gereja Kristen romawi dari abad II dan III. 2. Bentuk bangunan terpusat *Bentuk bangunan terpusat ini di spesifikasikan pada pola pengaturan ruang (organisasi ruang). *Organisas...

BAHAN DAN KONSTRUKSI PENYERAP BUNYI

Bahan-bahan dan konstruksi penyerapan bunyi yang digunakan dalam rancangan akustik suatu auditorium atau yang dipakai sebagai pengendali bunyi dalam ruang-ruang bising dapat diklasifikasikan   menjadi : 1. Bahan berpori-pori , 2. Penyerap panel atau penyerap selaput , dan 3. Resonator rongga ( atau Hebnholtz ) Bahan Berpori Karakteristik akustik dasar semua bahan berpori , seperti papan serat ( fiber board ), plesteran lembut ( soft plasters ), mineral wools, dan selimut isolasi , adalah suatu jaringan selular dengan pori-pori yang saling berhubungan .  Bahan-bahan selular , dengan sel yang tertutup dan tidak saling berhubungan seperti dammar busa (foamed resins), karet selular (cellular rubber) dan gelas busa , adalah penyerap busa yang buruk .   Bahan berpori komersial dapat dibagi dalam tiga kategori : 1. Unit akustik siap pakai , 2. Plesteran akustik   dan bahan yang disem...